Posted in Seputar IAI Jatim on Mar 03, 2026
Dalam dinamika dunia bisnis yang semakin kompleks, proses audit bukan lagi sekadar rutinitas administratif, melainkan kebutuhan strategis. Audit internal hadir sebagai instrumen krusial bagi perusahaan untuk memastikan bahwa seluruh aset aman, sistem operasional berjalan efektif, dan risiko dapat dikendalikan dari berbagai ancaman, baik internal maupun eksternal. Banyak yang menganggap audit hanya sebagai proses "pemeriksaan kesalahan". Padahal, audit internal memiliki peran yang jauh lebih luas sebagai mitra strategis manajemen. Berikut adalah 5 manfaat penting audit internal bagi keberlangsungan perusahaan: 1. Menjamin Keamanan Aset Perusahaan Aset merupakan modal utama operasional. Melalui audit internal, perusahaan dapat memastikan bahwa aset fisik maupun digital terlindungi dari potensi penyalahgunaan, pencurian, atau kerusakan yang merugikan. 2. Meningkatkan Efektivitas Sistem Operasional Audit membantu mengidentifikasi bagian mana dari proses bisnis yang berjalan lambat atau tidak efisien. Dengan rekomendasi hasil audit, perusahaan dapat melakukan perbaikan sistem agar lebih tangkas dalam mencapai target. 3. Pengendalian Risiko yang Terukur Setiap bisnis memiliki risiko, namun risiko yang tidak terdeteksi adalah ancaman nyata. Auditor internal bertugas memetakan potensi risiko sejak dini, sehingga perusahaan memiliki langkah mitigasi yang tepat sebelum masalah menjadi besar. 4. Mencegah Kecurangan (Fraud) Internal dan Eksternal Adanya pengawasan yang ketat melalui audit menciptakan lingkungan kerja yang transparan. Hal ini mempersempit ruang gerak bagi oknum yang ingin melakukan tindakan curang yang dapat merusak reputasi dan keuangan perusahaan. 5. Menjamin Kepatuhan terhadap Regulasi Di era digitalisasi, aturan hukum dan standar akuntansi terus berkembang. Audit internal memastikan bahwa perusahaan tetap berjalan sesuai koridor hukum dan kebijakan yang berlaku, sehingga terhindar dari sanksi hukum atau denda administratif. Siap Upgrade Skill di Bidang Audit? Memahami manfaat audit adalah langkah awal, namun menguasai teknik dan aplikasinya secara profesional adalah kunci kesuksesan karier. Untuk membantu Anda menjadi auditor yang kompeten dan berdaya saing, IAI Wilayah Jawa Timur menghadirkan Kelas Online Internal Audit. Melalui kelas ini, Anda akan belajar langsung dari praktisi berpengalaman dengan metode belajar yang fleksibel dan materi yang aplikatif. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kredibilitas profesional Anda. Daftar sekarang melalui kanal resmi IAI Jawa Timur dan jadilah bagian dari transformasi audit masa depan!
Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 27, 2026
SURABAYA – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) dalam format Bootcamp Sustainability Reporting selama tiga hari berturut-turut, mulai Rabu hingga Jumat (25–27 Februari 2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini bertujuan untuk mempersiapkan para profesional akuntansi dalam menghadapi tantangan pelaporan keberlanjutan berbasis standar global. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, Prof. Ardianto, S.E., M.Si., Ak., CA., CMA. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa profesi akuntan harus sigap merespons evolusi standar sustainability agar tetap relevan dalam menjaga transparansi korporasi. Menurutnya, pemahaman mengenai pelaporan yang terintegrasi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi perusahaan. Guna memberikan pemahaman yang mendalam, IAI Jawa Timur menghadirkan narasumber otoritatif, Angga Puja Prayoga, yang merupakan anggota Tim Kerja Keberlanjutan (TKK) IAI sekaligus ESG Assurance Leader dari KPMG Indonesia. Selama tiga hari, narasumber membedah tuntas transisi pelaporan korporasi menuju Comprehensive Corporate Reporting (CCR) serta pengenalan standar terbaru PSPK 1 dan PSPK 2. Pada fase awal pelatihan, peserta dibekali konsep dasar mengenai evolusi pelaporan dari compliance-based menjadi value-based reporting. Memasuki hari kedua dan ketiga, pelatihan berlanjut secara aplikatif dengan materi teknis seperti perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), analisis risiko iklim, hingga praktik penyusunan draf pengungkapan keberlanjutan yang terkoneksi langsung dengan laporan keuangan utama, termasuk aspek impairment dan going concern. "Melalui bootcamp ini, kami ingin memastikan para akuntan di Jawa Timur memiliki kapasitas untuk menyusun laporan yang tidak hanya transparan, tetapi juga akurat dalam memotret risiko dan peluang keberlanjutan," ungkap pihak penyelenggara. Penyelenggaraan intensif ini merupakan bukti komitmen IAI Jawa Timur dalam mencetak tenaga profesional yang siap menjadi pemimpin dalam pelaporan ekonomi hijau di era transisi global.
Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 23, 2026
SURABAYA – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) daring bertajuk “Pelaporan SPT PPh Orang Pribadi Menggunakan Core Tax” pada Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis organisasi dalam membekali para praktisi dan akuntan menghadapi transformasi sistem administrasi perpajakan terbaru. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, Prof. Basuki, M.Com (HONS)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa era digitalisasi menuntut ketelitian dan pemahaman teknis yang lebih dalam. Pemahaman terhadap sistem Core Tax menjadi sangat krusial agar pelaporan pajak tetap akurat dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Sesi pertama menghadirkan narasumber ahli Wan Juli, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA. dari One Tax Consultant. Beliau memaparkan dasar-dasar pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi serta panduan setup awal pada sistem Core Tax. Dalam sesi ini, Ika Fransisca, S.E., M.Ak. turut memberikan penguatan melalui diskusi interaktif, membantu peserta memahami transisi dari sistem lama ke sistem baru secara lebih praktis. Memasuki sesi siang, pelatihan berfokus pada aspek teknis yang dipandu oleh Drs. Ec. Supardi Djoko Susilo, SIP., S.H., M.Pd., M.Ak., M.M., Ak., CA. Peserta dipandu langsung dalam melakukan praktik input data penghasilan, pengisian kredit pajak, hingga tahapan kritis seperti error handling dan finalisasi submit laporan. Simulasi ini dirancang agar peserta mampu mengatasi kendala teknis yang mungkin muncul saat pelaporan nyata. Melalui penyelenggaraan PPL ini, IAI Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya sebagai wadah pengembangan kompetensi akuntan di Jawa Timur. Dengan menguasai sistem Core Tax, para profesional diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam memenuhi kewajiban perpajakan, baik untuk kepentingan pribadi maupun korporasi di masa depan.
Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 19, 2026
SURABAYA – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertajuk “PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan” pada Kamis (19/2/2026). Acara yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan praktisi, akademisi, serta profesional keuangan yang antusias mendalami standar akuntansi terbaru. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, Prof. Basuki, M.Com (HONS)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penguasaan standar akuntansi yang mumpuni adalah kunci dalam meningkatkan kualitas dan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan. Ia berharap PPL ini menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam menyelaraskan pemahaman teknis bagi para akuntan di Jawa Timur. Menghadirkan narasumber ahli, Dr. Yie Ke Feliana, S.E., M.Com., Ak., CA., CPA., CFP., CRA., yang juga merupakan Kaprodi Magister Akuntansi Universitas Surabaya, sesi pelatihan ini mengupas tuntas berbagai aspek krusial PSAK 118. Materi yang dibahas meliputi prinsip penyajian dan pengungkapan informasi yang memadai, relevansi materialitas, hingga konsistensi dalam struktur laporan keuangan agar lebih komunikatif dan informatif. Selain aspek teknis, Dr. Yie Ke Feliana juga menyoroti pentingnya penerapan professional judgment dalam penyajian laporan keuangan. Pembahasan tersebut mencakup bagaimana penilaian materialitas dan relevansi informasi dapat berdampak langsung terhadap transparansi serta akuntabilitas yang menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi para pemangku kepentingan. Sepanjang hari, peserta diajak berdiskusi mengenai dampak implementasi PSAK 118 terhadap kualitas pelaporan keuangan secara keseluruhan. Melalui penyelenggaraan PPL ini, IAI Jawa Timur kembali menegaskan komitmen berkelanjutannya sebagai organisasi profesi dalam mendukung peningkatan kompetensi para anggotanya agar mampu beradaptasi dengan regulasi yang dinamis di era transformasi ekonomi digital.
Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 19, 2026
SURABAYA – Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) bekerja sama dengan School of Business and Management Universitas Kristen Petra (PCU) bersiap menyelenggarakan ajang akademik internasional bergengsi, Simposium Nasional Akuntansi - KRA XIII 2026. Mengusung tema inovatif "Redefining Sustainability: Integrating ESG, Innovation, and Impact in the Era of Global Transition, Wani Rek!!!", konferensi ini akan menjadi pusat diskusi masa depan keberlanjutan global. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu hingga Kamis, 19–20 Agustus 2026, di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang konsep keberlanjutan dengan mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) serta inovasi sebagai dampak nyata di tengah era transisi global. Ketua Panitia menyampaikan bahwa konferensi ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan ilmiah, tetapi juga sebagai wadah bagi para akademisi dan praktisi untuk membedah tantangan akuntansi di sektor swasta maupun publik. "Dengan semangat 'Wani Rek!!!', kami mengajak seluruh akuntan pendidik dan peneliti untuk berani berinovasi dan memberikan dampak positif bagi profesi dan masyarakat melalui hasil riset yang berkualitas," tulis pernyataan resmi penyelenggara. KRA XIII 2026 menawarkan peluang publikasi yang sangat luas bagi para peserta. Sebanyak 150 artikel terbaik terpilih akan dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi (SINTA 2 hingga SINTA 5) serta jurnal internasional bereputasi (Scopus Q1 & Q2). Selain itu, tersedia penghargaan Best Paper Award dengan total hadiah senilai Rp 5.000.000,- untuk kategori kualitatif dan kuantitatif. Rangkaian pendaftaran dan pengumpulan makalah (Paper Submission) akan dibuka hingga batas akhir Minggu, 19 Juli 2026. Panitia memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara luring (offline) maupun daring (online) dengan biaya investasi yang kompetitif bagi Anggota IAI maupun peserta umum dan mancanegara. Melalui konferensi ini, IAI KAPd dan Universitas Kristen Petra serta didukung oleh 53 Co Host berkomitmen untuk terus mendorong transformasi pendidikan akuntansi di Indonesia agar tetap relevan dan memiliki kredibilitas global. Informasi lengkap mengenai panduan penulisan makalah dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi IAI Wilayah Jawa Timur.
Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 14, 2026
SURABAYA – Pengurus Anggota Muda Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur siap menggelar perhelatan akbar 10th ACCRUED 2026 pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Universitas Ciputra Surabaya. Mengusung tema strategis "Sustainability Reporting as a Game Changer", ajang satu dekade ini tidak hanya menjadi kompetisi akademik, tetapi juga forum diskusi tingkat tinggi yang didukung penuh oleh jajaran pakar akuntansi nasional. Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan pengawalan langsung dan dukungan penuh dari IAI Wilayah Jawa Timur. Selain memastikan kualitas acara sesuai dengan standar keprofesian, IAI Wilayah Jawa Timur juga berkomitmen memberikan apresiasi nyata berupa hadiah bagi para pemenang lomba. Dukungan ini merupakan bentuk investasi organisasi dalam memotivasi mahasiswa akuntansi agar terus berprestasi dan siap menghadapi tantangan global. Acara ini akan dibuka oleh jajaran pimpinan organisasi dan akademisi, yaitu: Feriona Ayurizta Iliyas (Ketua Pengurus Anggota Muda IAI Wilayah Jatim) yang akan memberikan sambutan pembuka. Dr. Cliff Kohardinata, S.E., M.M., Ak., CA. (Head of Accounting Study Program, Expertise in Capital Market, Finance, Banking ) Prof. Basuki, M.Com (Hons)., Ph.D., AK., CA., CMA., CPA. (Ketua IAI Wilayah Jawa Timur) yang secara resmi akan membuka jalannya kompetisi dan diskusi. Puncak acara akan diisi dengan sesi materi yang menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya: Keynote Speaker: Dr. Ardan Adiperdana, Ak., MBA., CFrA., CA., FCMA., CGMA. (Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Akuntan Indonesia) Narasumber 1: Desy, SE, CA, MBA (Anggota Tim Kerja Keberlanjutan Ikatan Akuntan Indonesia)) Narasumber 2: Donni Fajar Anugrah, Ph.D (Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur) Narasumber 3: Dr. Luky Patricia Widianingsih, S.E., M.SA (HumBis), CSRA. (Dosen Accounting Universitas Ciputra, Expertise in Managerial Accounting, Sustainability Accounting, dan Qualitative Research) Narasumber 4: Prof. Dr. Slamet Riyadi, MSi., Ak., CA., CTA (Ketua LPPM dan Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya) "Melalui 10th ACCRUED, kami ingin menunjukkan bahwa sinergi antara mahasiswa, praktisi, dan organisasi profesi dapat menciptakan dampak besar. Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari IAI Wilayah Jawa Timur yang telah mensupport penuh pelaksanaan hingga pemberian hadiah bagi peserta terbaik kami," ujar panitia penyelenggara. Kegiatan ini diharapkan menjadi batu lonjakan bagi mahasiswa akuntansi di Surabaya dan sekitarnya untuk membangun portofolio yang kredibel serta memperkuat integritas sebagai calon akuntan masa depan yang inovatif dan komunikatif.